AKP Aprinaldi Beri Materi Etika Kelembagaan Kepada Anggota Polri

Polres Musi Rawas (Mura), menggelar kegiatan latihan pemeliharaan, peningkatan dan kemampuan (Harkatpuan), tentang materi Etika Kelembagaan, di Halaman Belakang Mapolres Mura, Rabu (30/11/2022).

MUSI RAWAS–Polres Musi Rawas (Mura), menggelar kegiatan latihan pemeliharaan, peningkatan dan kemampuan (Harkatpuan), tentang materi Etika Kelembagaan, di Halaman Belakang Mapolres Mura, Rabu (30/11/2022).

Latihan Harkatpuan, dipimpin oleh Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono diwakilkan Pjs Kasi Propam, AKP Aprinaldi dan diikuti seluruh personel Polres Mura.

Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Pjs Kasi Propam, AKP Aprinaldi mengatakan, kegiatan Harkatpuan diikuti oleh seluruh personel Polres Mura dengan materi etika kelembagaan.

“Artinya, sebagai anggota Polri sikap moral anggota Polri terhadap institusi yang menjadi wadah pengabdian dan patut dijunjung tinggi sebagai ikatan lahir batin dari semua insan Bhayangkara dengan segala martabat dan kehormatannya,,” kata AKP Aprinaldi

Pjs Kasi Propam menjelaskan, ada 17 kewajiban anggota Polri dalam hal Etika Kelembagaan yang diatur oleh Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022.

Salah satu di antaranya ialah melindungi dan memberikan pertolongan kepada sesama anggota Polri dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab.

Etika kelembagaan adalah satu dari empat norma di Kode Etik Profesi Polri (KEPP) yang ditetapkan dalam Perpol No 7 Tahun 2022. Tiga etika lainnya ialah Etika Kenegaraan, Etika Kemasyarakatan, dan Etika Kepribadian.

Dalam Pasal 1 Ayat 10 Perpol No 7 Tahun 2022 disebutkan etika kelembagaan adalah norma-norma dalam Kode Etik Profesi Polri (KEPP) yang memuat pedoman bersikap dan berperilaku setiap anggota Polri dalam pelaksanaan tugas, wewenang, dan tanggung jawab kewajiban hukum serta penggunaan kewenangan profesi Polri sesuai bidang tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing fungsi kepolisian.

“Hal ihwal Etika Kelembagaan disebutkan dalam Pasal 5 dan 6 Perpol No 7/2022. Pasal 5 mengatur secara detail soal kewajiban bagi seluruh anggota Polri. Sedangkan Pasal 6 yang terdiri dari 3 ayat yang mengatur kewajiban anggota Polri sebagai atasan, bawahan, dan atasan pemberi perintah,” paparnya.

Lebih lanjut, AKP Aprinaldi menjelaskan, 17 Kewajiban Anggota Polri dalam Etika Kelembagaan diantaranya :

1. Setia kepada Polri sebagai pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan memedomani dan menjunjung tinggi Tribrata dan Catur Prasetya, 2 Menjaga dan meningkatkan citra, soliditas, kredibilitas, reputasi, dan kehormatan Polri, 3 Menjalankan tugas, wewenang dan tanggung jawab secara profesional, proporsional, dan prosedural.

4, Melaksanakan Perintah Kedinasan dan menyelesaikan tugas, wewenang dan tanggung jawab dengan saksama dan penuh rasa tanggung jawab, 5 Mematuhi hierarki atasan dalam pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggung jawab, 6 Memegang teguh rahasia yang menurut sifatnya atau menurut Perintah Kedinasan harus dirahasiakan

7, Menampilkan sikap kepemimpinan melalui keteladanan, ketaatan pada hukum, kejujuran, keadilan, serta menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab.

8, Menyampaikan pendapat dengan cara sopan dan santun dan menghargai perbedaan pendapat pada saat pelaksanaan rapat, sidang, atau pertemuan yang bersifat kedinasan

9, Mematuhi dan menaati hasil keputusan yang telah disepakati dalam rapat, sidang, atau pertemuan yang bersifat kedinasan,

10 Mengutamakan kesetaraan dan keadilan gender dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab,

11 Mendahulukan peran, tugas, wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

12, Menjaga, mengamankan dan merawat senjata api, barang bergerak dan/atau barang tidak bergerak milik Polri yang dipercayakan kepadanya,

13 Menghargai dan menghormati dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawab

14, Bekerja sama dalam meningkatkan kinerja Polri, dan

15. Melaporkan setiap Pelanggaran KEPP atau disiplin atau tindak pidana yang dilakukan oleh pegawai negeri pada Polri, yang dilihat, dialami atau diketahui secara langsung kepada pejabat yang berwenang, serta

16. Menunjukkan rasa kesetiakawanan dengan menjunjung tinggi prinsip saling menghormati

“Dan, 17 Melindungi dan memberikan pertolongan kepada sesama dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab,” paparnya.

“Pelatihan Peraturan Disiplin Kepolisian dalam rangka membina dan menegakan Disiplin serta memelihara tata tertib kehidupan dilingkungan Polri, dan menjamin terselenggaranya mekanisme penyelesaian pelanggaran disiplin anggota Polri serta menjamin kepastian hukum dalam rangka penegakan peraturan Disiplin dan pembinaan karier anggota Polri ” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono.

Kendati demikian, para anggota Polri dalam melaksanakan tugasnya dituntut secara profesional, untuk melayani, mengayomi, melindungi masyarakat, menjadi suri tauladan bagi rekan maupun masyarakat dan jangan sampai melakukan perbuatan yang melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri serta menurunkan citra Polri.

Kegiatan pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anggota tentang Peraturan Disiplin Kepolisian Bagi Anggota Polri.

Dengan adanya Harkatpuan ini kami berharap mampu meningkatkan kedisiplinan anggota dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan.

“Ingatlah etika profesi Polri yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas. Sesuai Kode Etik Profesi Polri memiliki empat ruang lingkup yaitu Etika Kenegaraan, Etika Kelembagaan, Etika Kemasyarakatan dan Etika Kepribadian sehingga kita harus tetap displin dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan kedinasan,” terang Kapolres Musi Rawas.

“Jadi mari kita tetap disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan Kedinasan,” pungkasnya.

Read Previous

Polsek Jajaran Polres Musi Rawas Di Audit Tahap II oleh Tim Audit Polda Sumsel

Read Next

Tim Landak Ringkus T Penimbun Minyak Subsidi

Most Popular